8 Hal yang Kamu Perlukan Untuk Lihai Ber-Parkour Ria

Eksplorasi latihan Parkour Jakarta (Foto: Dok. Parkour Jakarta)
Ada yang terkagum-kagum dengan aksi Lino yang diperankan oleh David Belle di film layar lebar Brick Mansions (2014)?
Lino yang gesit melompat, berguling, dan memanjat dari satu posisi ke posisi lain, bahkan dari gedung satu ke gedung lain, menjadi fokus menarik dalam film yang dibintangi oleh almarhum Paul Walker sebagai Damien Collier tersebut. Demi menyelamatkan sang mantan kekasih, Lino memanfaatkan keahliannya dalam olahraga parkour untuk melawan dan melewati segerombolan anak buah Tremaine. Selain karena wajah tampannya, aksi David yang dengan mudahnya melompat dari atas gedung tiga lantai ke lantai paling dasar, pastinya mengundang decak kagum.
Parkour
Lino alias David Belle sendiri yang memopulerkan parkour dari masa ke masa, dimulai dari negara asalnya, Prancis. Bahkan David berhasil ‘meracuni’ parkour hingga ke anak muda Indonesia pada tahun 2007 silam melalui sebuah forum Parkour.net. Begitulah Parkour, melalui aksinya, David memberikan pengertian bahwa parkour adalah sebuah seni berpindah tempat dari poin A ke poin B dengan efektif dan efisien. Tentu saja dengan melompat dari atas gedung, kamu dapat menghemat waktu setidaknya 10 menit, tanpa harus menuruni banyak anak tangga.
Parkour Jakarta, sebuah komunitas parkour yang berpusat di Jakarta, merangkum filosofi parkour yang dibawa oleh David agar lebih mudah diikuti oleh publik. Taufan Sudewa, Presiden Parkour Jakarta mengungkapkan, bahwa dalam berlatih parkour, ada dua hal yang menjadi acuan, yakni aman dan efisien. “Saat awal mula berlatih parkour, kamu tidak akan langsung salto dari atas bangunan tinggi atau memanjat tiang yang tinggi. Yang terpenting dari berlatih parkour adalah tingkat keamanan dari gerakan yang kamu lakukan. Dalam kelas first timer, kamu akan diajarkan bagaimana cara mendarat yang benar, bagaimana penggunaan otot-otot pada gerakan berguling dan melompat, dan hal-hal semacamnya. Jadi jangan takut dulu ya, hahaha,” jelas Dewa sambil bercanda.
Jump! Climb! (Foto: Dok. Parkour Jakarta)
Jump! Climb! (Foto: Dok. Parkour Jakarta)
Buat kamu yang tertarik ingin mencoba atau menggeluti parkour, Hitsss telah merangkum beberapa hal yang diperlukan bagi kamu untuk berlatih parkour.
  1. Niat, pastikan kamu yakin pada diri kamu bahwa kamu ingin menggeluti parkour. Jika niatmu sungguh-sungguh, kamu pasti mudah berlatih mulai dari nol hingga berhasil.
  2. Rasa ingin tahu, jika kamu penasaran sedikit saja dengan mereka yang melakukan aksi parkour, kamu pasti memiliki rasa ingin mencoba untuk melakukannya. Atau paling tidak kamu akan googling aksi-aksi parkour dan cara berlatihnya.
  3. Kurangi kekhawatiran, terutama terhadap tontonan kamu setelah melihat aksi David Belle melompat dari gedung A ke gedung B. David Belle tentunya sudah sangat terlatih sehingga mampu melakukannya. Mengawali latihan parkour bersama Parkour Jakarta atau komunitas lainnya, kamu harus mengikuti kelas first timer untuk memperoleh dasar-dasar melakukan parkour yang aman dan efisien.
  4. Jangan malu karena keterbatasan fisik, baik kurus atau gemuk, tetap dapat berlatih parkour asalkan berusaha sebaik mungkin melawan rasa malu dan khawatirnya. Sebagai nilai tambahan, parkour akan meningkatkan kebugaran tubuh kamu karena gerakan-gerakan yang dilakukan banyak menyerupai olah raga pada umumnya.
  5. Berani menjadi kuat, karena banyak sekali mereka yang enggan memulai parkour karena ragu akan dirinya tak pernah berolahraga, sehingga memiliki otot-otot yang lemah. Dara, salah seorang anggota Parkour Jakarta, mengaku bahwa telah bergabung dengan Parkour Jakarta selama 4 tahun. “Tenang saja, kita bisa latihan fisik bareng. Nantinya kekuatan fisik, akan bertambah dengan sendirinya,” ungkap Dara.
Anggota perempuan Parkour Jakarta giat berlatih (Foto: Dok. Parkour Jakarta)
Anggota perempuan Parkour Jakarta giat berlatih (Foto: Dok. Parkour Jakarta)
  1. Jangan takut kotor, terutama bagi perempuan. Bagi kelas first timer, mereka akan banyak ‘berinteraksi’ dengan tanah atau aspal. Sebab latihan berupa berguling, melompat, dan mendarat menjadi latihan paling dasar dalam parkour.
  2. Kenakan pakaian yang nyaman, untuk kamu dapat melakukan gerakan-gerakan parkour. Tak menjadi halangan bagi perempuan berhijab, asal ditata sedemikian rupa sehingga nyaman untuk bergerak bebas. Hindari penggunaan celana berbahas jins, karena bahan yang kaku dapat membuat otot-otot pada kaki tak bergerak bebas.
  3. Terus berlatih, untuk meningkatkan variasi gerakan dalam parkour. Kamu tidak akan disuruh melakukan gerakan berbahaya, namun jika kamu merasa sudah mampu bereksplorasi dengan gerakan yang memiliki tingkat kesulitas lebih tinggi, pasti sangat mudah bagi kamu untuk melakukannya. Oleh karena itu latihan parkour dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.
Ternyata tidak sesulit itu bukan untuk dapat bergabung dengan komunitas Pprkour?
Dengan melakukan parkour, selain menjadi sarana gerak tubuh, juga akan mendapatkan nilai positif untuk kualitas jiwa dan raga kamu. Seperti beberapa hal di bawah ini:
  1. Muscle memory, otot-otot kamu akan ‘mengingat’ gerakan apa saja yang sudah pernah kamu lakukan ketika berlatih parkour. Jika suatu saat kamu harus berhenti berlatih parkour, namun tanpa disadari melakukan gerakan seperti saat kamu berlatih parkour, secara otormatis otot-otot kamu akan ‘mengingat’ gerakan tersebut. “Mungkin 1 atau 2 kali belum ‘ingat’, tetapi ketika sudah 3 kali melakukan gerakan tersebut, otot kamu pasti akan ‘ingat’”, tambah Dewa.
  2. Analisis menyelesaikan masalah. Seperti yang dijelaskan Raymond Belle, ayah David Belle, kepada sang anak, bahwa yang diperlukan dalam gerakan parkour adalah melewati halang rintang yang ada di depan mata kita. Hal ini akan ‘memaksa’ kamu berpikir secara efisien bagaimana menyelesaikan sebuah masalah/hambatan yang menghadang, baik dala
  3. Meningkatkan kepercayaan diri, karena yang tadinya kamu hanya menyendiri tanpa segerombolan kawan dalam sebuah komunitas, kini kamu berada di antara mereka. Kamu akan banyak berinteraksi baik dalam berlatih maupun hanya sakedar bertegursapa. Bagi kamu yang sebelumnya mudah malu atau takut berbicara di depan banyak orang, kini ‘penyakit’ tersebut akan terobati. Kamu akan semakin percaya diri dengan keahlian yang kamu miliki setelah berlatih parkour. (KA)

NO COMMENTS

Leave a Reply